Generasi Penerus dan The Core

0 Replies, 59 Views

Lima Prinsip Panduan untuk Melibatkan Generasi Penerus dengan The Core
(Five Guiding Principles for Engaging the Next Generation With The Core), Juli 2025, Joe Maschhoff


Pada tahun 2001, Tuhan menyatukan banyak pemimpin Nav yang beragam ke dalam kesatuan yang kuat dan unik di sekitar apa yang sekarang kita sebut The Core—Panggilan, Visi, dan Nilai-nilai kita. Selama bertahun-tahun, The Core semakin berfungsi sebagai semacam kompas, membantu kita untuk semakin bergerak ke arah yang Tuhan tetapkan bagi Navigator di seluruh dunia.

Pada pertemuan Dewan Internasional 2024 (IC24), yang diadakan di Livingstone, Zambia, pada bulan November 2024, sekelompok pemimpin yang beragam dari seluruh Kemitraan Sedunia kita berkumpul untuk kembali mencari petunjuk Tuhan. Kali ini, dengan fokus khusus: Bagaimana kita harus melibatkan generasi berikutnya dengan The Core?

Saat kami saling mendengarkan dan mendengarkan Tuhan, lima prinsip utama muncul. Kami percaya Tuhan telah memberi kami prinsip-prinsip panduan ini untuk berfungsi sebagai "rambu jalan," membantu kami mengetahui ke mana harus pergi saat kami melibatkan generasi berikutnya dengan The Core.


1. Yesus

Yesus adalah pusat dari siapa kita dan apa yang kita lakukan sebagai Navigator. Semuanya untuk Dia, melalui Dia, dari Dia, dan kepada Dia. Dawson Trotman mengetahui hal ini sejak awal (lihat Ilustrasi Roda!). Ini adalah pesan yang tidak boleh usang dan relevan bagi semua orang di semua generasi di semua tempat. Kita harus selalu menjadi orang yang mengutamakan Yesus. Yesus benar-benar inti dari Inti (the core of The Core).


2. Pemodelan

The Core tidak hanya untuk dibahas dan diajarkan, tetapi—yang terpenting—untuk dihayati/dihidupi dan diteladankan. Para pemimpin muda tidak membutuhkan contoh yang sempurna, tetapi mereka membutuhkan contoh yang autentik. Ketika kita meneladani kepemimpinan yang melayani, komunitas yang autentik, dan hidup serta memuridkan di antara orang-orang yang terhilang, kita menawarkan contoh tentang apa artinya menjadi seorang Navigator. Hal itu memikat dan magnetis bagi generasi berikutnya.


3. Kepemilikan

Untuk melibatkan generasi penerus dengan baik, kita perlu menciptakan ruang bagi para Navigator muda untuk memiliki Inti (The Core) bagi diri mereka sendiri. Ini membutuhkan kesengajaan dan, kadang-kadang, akan mengharuskan sebagian dari kita untuk memberi ruang bagi para pemimpin muda. Sebagian dari kita mungkin perlu beralih dari peran "memimpin" ke peran melatih, mendampingi, dan memberi semangat. Dapatkah kita mempercayai Tuhan dengan mengizinkan generasi penerus untuk membantu membentuk masa depan?


4. Komunitas

Inti dari ajaran kita mengajak kita untuk bekerja bersama orang-orang percaya yang sehati. Kita tidak bisa melakukannya sendiri. Terkadang kita harus berusaha keras untuk menemukan orang lain yang memiliki Visi yang sama dengan kita, dan itu bisa jadi sulit. Tapi itu sepadan! Orang yang paling mungkin tahu cara memuridkan adalah orang yang telah dimuridkan sendiri. Ada baiknya mencari dan melibatkan mereka. Kita sangat membutuhkan satu sama lain.


5. Kitab Suci

Para Navigator dikenal sebagai orang-orang yang mencintai Kitab Suci. Tetapi kita harus melampaui sekadar mencintainya. Kita harus menyerahkan diri dan dipimpin oleh Roh Kudus, percaya pada janji-janji Allah. Generasi berikutnya harus tahu bagaimana dituntun oleh Kitab Suci dan berdiri di atas janji-janji Allah. Janji-janji Allah ada untuk kita pegang, tetapi janji-janji itu akan jauh lebih ampuh ketika kita dipegang olehnya.


____
Lima prinsip panduan ini—Yesus, Teladan, Kepemilikan, Komunitas, dan Kitab Suci—muncul dari waktu kebersamaan kami di Zambia. Prinsip-prinsip ini berfungsi sebagai rambu-rambu di sepanjang jalan raya yang menuntun kita menuju generasi berikutnya.

Bersama-sama, kita dapat percaya kepada Tuhan untuk generasi baru, sama seperti mereka yang mendahului kita pada zamannya. Zaman berubah, manusia berubah, dan budaya bergeser. Tetapi Dia tidak berubah. Janji-janji-Nya tidak berubah.

Tuhan yang sama yang memanggil Dawson untuk berdoa di lereng bukit berdebu di California – dan yang memanggil banyak pekerja Navigator lainnya untuk beriman teguh demi generasi baru di zaman mereka – hidup dan sehat dan akan bersama kita sekarang dan selamanya.

“Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.” (Yesaya 60:22)

Kita akan melihat generasi Navigator baru bukan karena diri kita sendiri atau karena kelima prinsip ini, tetapi karena Dia adalah TUHAN. Dia akan melakukannya. Kita hanya perlu mengikuti-Nya, seperti yang dilakukan oleh mereka yang mendahului kita.

“Pandanglah gunung batu yang dari padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang dari padanya kamu tergali. ... Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan kamu; ketika Abraham seorang diri, Aku memanggil dia, lalu Aku memberkati dan memperbanyak dia.” (Yesaya 51:1b-2)

IC24 merupakan momen penting bagi masa depan gerakan Navigator. The Core menjelaskan siapa kita sebagai Navigator. Ini sangat menarik, memikat, dan memesona. Generasi penerus sedang menunggu dan siap. Akankah kita mempercayai Tuhan untuk mereka di zaman kita ini? Akankah kita akan berdiri teguh pada janji-janji-Nya bersama-sama?

Kita harus.
(This post was last modified: 14-02-2026, 11:34 by admindis.)



Users browsing this thread: 1 Guest(s)